Saya selalu meyakini bahwa selalu ada risiko dalam setiap pilihan yang diambil. Tak hanya berlaku bagi saya, juga bagi Anda, kita semua. Risiko itu meliputi sisi positif dan negatifnya. Kita tahu itu, tapi acapkali abai dengan “yang tidak enaknya”.
Sama seperti ketika beberapa teman yang saya kenal, memilih untuk tetap tinggal di luar negeri, melanjutkan hidup di sana, setelah selesai masa belajarnya. Saya, mungkin juga orang lain, menyadari betul kondisi negeri kami sendiri. Orang-orang cerdas tak tulus dihargai di sini. Negara tak menjamin keberadaan mereka untuk dapat berkarya maksimal, seperti halnya di negara maju.
Continue reading