Artikel November 07

Cycle Economy: Ekonomi Berwawasan Lingkungan

afafaf

Dalam terminologi ekonomi, proses produksi adalah transformasi nilai guna dari barang sebagai sarana produksi yang diolah. Nilai barang itu sendiri dialihkan ke dalam produk baru yang berbeda. adalah Saat ini mayoritas korporasi di dunia menganut proses produksi dengan sistem produksi linier. Sistem produksi linier adalah suatu mekanisme dalam memproduksi barang yang memiliki daur resourceàprocessàproductàwaste. Resource dalam konteks ini dimaknai sebagai bahan-bahan produksi yang diambil dari alam. Misalnya kayu yang ditebang dari hutan. Adapun waste  adalah barang hasil produksi yang sudah tidak lagi memiliki nilai guna.

Continue reading

Sabtu Ceriaku

Hari Sabtu ini sangat menyenangkan, bagi saya khususnya. Dimulai dengan aktivitas rutin yang tidak terjadwal (he…he… gimana ceritanya ya??), qiyamul lail bersama di asramaku. Ini kayaknya QL pertama yang bareng2 setelah lama tenggelam dalam kesibukan tidur malamnya masing2, he…he… Jam 3.30 QL dimulai.

Oh ya, sebelumnya antara setengah sadar, saya bangun dari tidur yang baru saya mulai 3 jam sebelumnya. So pasti, ngantuk abisz….Tapi ngeliat bang Ai, supervisor kami, dengan semangat militansi BEM-nya membangunkan kami, langsung semangat dueh…. Oh ya, tau Bang Ai kan?? Wah, patut dipertanyakan ke-UI-annya kalo gak kenal dia nih!! Itu lho, ketua BEM UI 2006-2007!!

Continue reading

Widget baru

Alhamdulillah, berkat bantuan seorang temen di ITB, mas Aji namanya, akhirnya terpasang fasilitas widget baru buat sharing2 file bareng2. Kalo mau ngeliat di side kanan paling bawah, Selamat menikmati, he…he…he…

Adekku……

Hari ahad kemaren diajak ketemuan sama adekku. Katanya penting banget!!! Makanya dari Sabtu kemaren, dia sms+nelepon mulu. Ya udah, sebagai kakak yang baik (hwakakakakkk), saya sms aja, kasih tau jam 4 sore kosong, ntar saya maen ke kosannya. Tapi apa mau dikata, jam 2 siang saya ketiduran. Kecapekan kayaknya. Abis, dari Sabtu kemaren ada “Workshop Kepemimpinan Pemuda dan Mahasiswa se-Jawa”. Keren kan??? He…he…. Tempatnya di Asrama PPSDMS kami. Bareng-bareng anak-anak Bandung dan Bogor. Luar biasa!!! Dapet lawakan gratis dari pak Adhyaksa Dault (Menpora RI). He…he….he…. Ternyata menteri jago abis nglawaknya!!!

Continue reading

Artikel Oktober 07

Kesalehan*

Dalam salah satu kumpulan cerpen sosio religi karya AA Navis, ada sebuah kisah menarik yang terdapat di salah satu cerpennya yang berjudul Robohnya Surau Kami. Haji Saleh, tokoh ilustratif dalam cerpen tersebut, diceritakan masuk neraka, meskipun pekerjaan sehari-harinya beribadah di masjid. Ia melakukan semua ibadahnya itu dengan tekun. Maka Haji Soleh yakin bahwa pahala ibadahnya itu akan mengantarkannya ke surga. Akan tetapi, ketika yaumil akhir tiba, Haji Soleh diputuskan masuk neraka oleh Allah SWT. Tentu saja, Haji Soleh tidak terima. Bagaimana mungkin dia bisa masuk neraka? Padahal di dunia, track record ibadahnya bisa dibilang luar biasa. Maka, proteslah dia kepada Allah, memperkarakan keputusan yang dirasanya tidak adil itu.

Continue reading

Jagain Pemira Perdana

Sebenarnya bukan tugas saya secara struktural buat njagain kotak suara pemira IKM UI. Ada beberapa orang sih jadi panitianya. Tapi, karena mereka pada sibuk, yang satunya kuliah dan satunya lagi ikut aksi pendidikan BEM se-Indonesia, jadi saya menyatakan diri untuk bersedia membantu rekan2 saya ini. Prinsipnya gampang aja sih, betapa senangnya meringankan beban orang lain. Dan saya yakin, temen2 saya ini akan begitu lega hatinya ketika beban amanah yang ditinggalkannya sudah ada yang mengurus, he…he…

Dan alhamdulillah, betapa Allah sangat memudahkan saya dalam menjalankan amanah ini. Total jendral udah ada kurang lebih 130 orang yang mencoblos hari Selasa ini. Itu artinya kertas suara awal dari Panitia Pemira UI udah habis karena cuma nge-drop 150 kertas suara. Dan hari kemaren, berdasarkan data yang ada, sudah ada lima belas anak yang mencoblos.

Continue reading

Nginep dua hari di lab

Yah, akhir pekan ini menjadi sangat spesial. Kenapa?? Karena selama dua hari ini saya nginep di lab kampus. Sendirian!!

Sabtu nginep karena emang udah mulai jadi kebiasaan pengen nginep di lab kampus tiap Sabtu. Abis di asrama, sumpek juga. Sepi. Kagak ada komputer karena udah dibawa ke lab ini. Sambil sekalian refreshing. Maklum, anak muda yang kesepian…… hwakaakakaka

Nah, kalo nginep hari Minggu ini sih karena terpaksa. Abis mau gimana lagi. Tugas belum kelar sama sekali. Jadi, ya dibela-belain deh nginep. Padahal pengin maen ke kosan adek, ngobrol tentang idealisme dan visi masa depan. Pengin juga maen ke Ophenk, memenuhi undangan ngobrol juga. Tapi… gak perlu disesali lah. Ntar saya coba arrange jadwal lagi biar lebih rapi hidupku ini. Sip……

Seberapa Ketagihan Nge-blog-kah Saya?

Dengan redaksi bahasa yang kurang lebih sama, maka saya dengan sangat iseng2 mencoba mengukur seberapa ketagihankah saya dalam menge-blog??

Dari link situs ini lantas saya mencoba mengkalkulasi diri sendiri. Dan inilah hasilnya…..ternyata saya rate ketagihannya 50%…… Lumayan lah, gak gaptek2 amat, gak nyandu2 amat, hwa…ha…ha…

Artikel September 07

Memahami Makna Penyelengaraan MTQ di Kota Tegal

Tiap tahun, kegiatan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) rutin diselenggarakan di Kota Tegal. Penyelenggaraan MTQ ini tentunya bagi kita, masyarakat Kota Tegal, diharapkan mampu memberikan secercah harapan bagi penanaman kembali nilai-nilai Quran di lapisan masyarakat.

Penulis sendiri selaku salah seorang warga Kota Tegal sangat mengharapkan bahwa kegiatan ini bukan hanya sekedar seremonial saja. MTQ adalah momentum yang tepat untuk menumbuhkan kembali semangat keislaman yang saat ini sedang mengalami masa krisis, di mana Al Quran hanya sebatas di tenggorokan, belum menyentuh qalbu. Semangat baru inilah yang akan menanamkan kembali nilai-nilai Islam di kalangan umat di kota Tegal.

Continue reading

Artikel Agustus 07

Standardisasi Layanan Internet

Ketika Pemerintah mewacanakan diberlakukannya kebijakan standardisasi pemenuhan kualitas layanan atau quality of services (QoS), kalangan usahawan internet service provider (ISP) menolak lantang. Mereka, kalangan usahawan ini, tidak mau pemerintah terlalu campur tangan hingga urusan teknis operasional. Dalam kebijakan ini, pemerintah mengatur tentang ketersediaan layanan, standar pemenuhan permohonan pasang baru, standar kinerja jaringan, dan pemulihan layanan jasa akses internet. Standardisasi ini nantinya meliputi layanan internet berbasis dial up, leased line, dan broadband mulai 2008 mendatang.

Dengan kebijakan tersebut, kalangan usaha menganggap pemerintah hanya mencari-cari alasan untuk mengambil denda. Alasan lainnya adalah memperbanyak regulasi bukanlah suatu solusi dalam era pasar bebas sekarang ini. Penguasa pasar adalah konsumen. Jika ada ketidakpuasan layanan, maka konsumenlah yang berhak mengkomplain lewat lembaga pengaduan konsumen.

Continue reading