Hujan Ini

Hujan Ini
(dikutip dari karya adek, Zulhanief M, it’s so inspiring me)


Hujan ini menggoreskan tanya
Sampai kapan engkau berada di sana
Entah sampai kau terhempas masa
Hanya prediksi wacana belaka

Ini hujan ada asa
Ini masa kau harus berkarya
Bukankah basahnya telah nyata
Ada rasa t’lah tercipta

Aku harus dikenang dunia
Bukankah derasnya makin nyata
Dan adakah hidup untuk kau saja?

(teruntuk cita yang sedang ku kejar di ufuk sana)

Belajar STB

Dua hari ini lagi belajar STB di tempat KP. Lumayan susah juga. Meskipun nggak ngoding (istilah kerennya anak Fasilkom), tapi menu dan fungsi yang ada udah bikin kepala nyut-nyutan. Syukurnya, yang ngajarin telaten abizz… Meskipun sibuk ngurusin kerjaannya, eh masih bisa nyempetin ngasih training ke kami, sampe ngajarin2 segala kalo kami bingung ato gak ngerti sama sekali.  OK deh, mas Reza, makasih ya…

Ngawas SPMB

Hari ini dapet tugas ngawas SPMB. Tempatnya nggak jauh2 amat sih, di SMK 6 Jakarta. Pake sekali angkot juga nyampe. Tapi macetnya itu lho, naudzubillah min dzalik………. Huf…. Jadi ya terpaksa diakali pake rute yang laen deh. Alhamdulillah lancar sih, meskipun harus berangkat jam 5.30. Habis shalat Subuh langsung mandi dan bergegas ngadangi angkot di jalan. Pengalaman pertama naek angkot pagi2, he….he…..

Ternyata, SPMB itu gak enak. Tegang. Deg2an. Pokoknya, serba gak enak. Jadi, emang bener kalo lulus SPMB, senengnya bukan maen. Kebanyakan anak2 yang ada di kelas pada ngosongin bagian matematika dasar. Maklum, anak IPS sih yang diawasin!!

Ya udah deh, sebagai pengawas yang baik, saya turut mendoakan yang pada ikut SPMB lulus semua (he..he…he…. gak mungkin banget ya).

Mulai KP

Ini hari kedua KP-ku. Rasanya nano-nano, campur-campur gitu. Menarik karena belajar hal baru. Aneh karena nggak biasa pake baju formal, tambah sepatu lagi. Oohh… malesnya. Seneng karena dah sesuai target dapet KP liburan ini. Sedih karena dengan KP berarti nggak bisa pulang karena dua bulan di Jakarta terus.

Ada yang lagi KP? Bagi2 dong ceritanya

Nilai semester

Alhamdulillah, luar biasa emang Gusti Allah, semester ini dapet nilai yang luar biasa, jauh dari pesimisme semula yang berprasangka semester ini akan turun jauh, bahkan di bawah 3,00. Tapi emang Allah yang punya kuasa, ternyata malah 3,33. Lagi-lagi alhamdulillah……..

Artikel Mei 07

Membangun Tegal dengan IT

Tahun ini tepat Kota Tegal merayakan hari jadinya ke-427. Meskipun muncul kontroversi kevalidan fakta tanggal berdirinya, Tegal telah menjelma menjadi kekuatan baru di pantai utara pulau Jawa. Meningkatnya transaksi perdagangan, industri dan jasa mendorong tumbuh dan berkembangnya sektor ekonomi riil. Maka tidak salah ketika Komite Pelaksanaan Otonomi Daerah (KPOD) tahun 2005, memasukkan kota Tegal dalam 20 besar kota yang memiliki daya tarik investasi tertinggi di Indonesia. KPPOD melakukan  pemeringkatan daya tarik investasi daerah tersebut berdasarkan lima faktor, yaitu kelembagaan (dengan bobot penilaian 31%), sosial politik (26%),  ekonomi daerah (17%), tenaga kerja dan produktivitas (13%), dan infrastruktur fisik (13%). Dalam bidang pendidikan Tegal juga tidak mau tertinggal. Pembangunan infrastruktur sekolah digencarkan. Kualitas sistem pengawasan dan pelaksanaan pendidikan terus direvisi. Demikian pula dalam sektor pariwisata, kesehatan, dan sektor-sektor lainnya. Selain berimplikasi pada meningkatnya citra Tegal, di sisi lainnya kemajuan ini memiliki dampak penting dalam perbaikan kesejahteraan masyarakat Tegal sendirinya.

Continue reading

Artikel April 07

Kritik Terbuka untuk Para Orang Tua:
Apa Peran Mereka dalam Pendidikan?

Seringkali ketika pendidikan menjadi topik pembicaraan, fokus permasalahannya menuju ke anak (peserta didik) sebagai subjek pendidikan. Atau suatu waktu, sistem pendidikan yang kita kambing hitamkan. Mulai dari berganti-gantinya kurikulum, minimnya kualitas guru, hingga fasilitas pendidikan yang tidak lengkap. Kesemuanya memang menjadi permasalahan dalam carut-marutnya sistem pendidikan kita. Namun, jarang dari kita mengungkit keterlibatan orang tua sebagai komponen dari seabrek masalah tersebut.

Wacana ini menarik karena, sekali lagi, sangat jarang pihak-pihak terkait menjadikannya sebagai bahan studi. Kelalaian ini terjadi karena memang sistem pendidikan di negeri kita tidak secara eksplisit menuntut keterlibatan orang tua dalam pendidikan anaknya. Peran orang tua terbatas hanya pada kehadirannya pada rapat orang tua murid di sekolah. Atau sekedar mengambil laporan penilaian hasil belajar tiap semester. Rutinitas ini lalu telah menjadi sebuah kultur masyarakat, mengakar, sampai membiaskan makna peran mereka sebenarnya dalam dunia pendidikan.

Continue reading

Artikel Maret 07

Suksesi dan Pengkaderan
(dimuat di buletin BEM Fasilkom UI)

Setiap potongan zaman mempunyai pahlawannya masing-masing. Mereka adalah putra-putri terbaik yang dilahirkan pada potongan zamannya… Para pahlawan itu adalah anak-anak zaman mereka (Anis Matta)

Suksesi adalah keniscayaan. Ia berlaku pada semua tempat dan masa. Tak memandang siapa dan apa yang menjadi objeknya. Kita mengenalnya sebagai penggantian kekuasaan. Dari orang-orang yang berkuasa sebelumnya kepada mereka yang berkuasa nantinya.

Mengapa harus ada suksesi? Paling tidak ada tiga hal yang menjadi penyebabnya. Pertama, untuk meneruskan estafet perjuangan suatu komunitas. Komunitas yang dimaksud ini bisa berupa negara, organisasi-organisasi besar ataupun kecil. Seorang presiden memiliki usia yang terbatas. Begitu juga dengan ketua BEM, yang juga dibatasi oleh statusnya sebagai mahasiswa. Sedangkan negara atau BEM memiliki usia yang relatif panjang dibandingkan pelaksana-pelaksananya. Oleh karena itulah, pergantian kepemimpinan tak bisa dihindari sehingga komunitas membutuhkan orang-orang baru yang akan menjalankannya pada masa depan.

Continue reading

Artikel Februari 07

Strategi Awal Membuat Website bagi Pemula

Seiring dengan berkembangnya teknologi informasi, akses internet telah berubah menjadi kebutuhan primer bagi mayoritas orang. Internet memang memudahkan kita dalam banyak hal. Mulai dari mengirim surat dengan cepat lewat email, ngobrol santai berbiaya murah via chatting, atau memperluas jaringan pertemanan dengan friendster atau multiply.

Demikian pula dengan kebutuhan untuk membuat situs, baik untuk pribadi ataupun perusahaan, saat ini terasa sangat penting. Dengan adanya situs tersebut, terbukti banyak keuntungan yang diperoleh. Pasar promosi perusahaan jadi lebih luas karena dapat diakses banyak orang melalui internet. Secara finansial juga lebih murah karena cukup mengeluarkan biaya sedikit untuk pembelian domain dan maintenance.

Continue reading

Artikel Januari 07

Mengelola Teknologi secara Tepat

Patut disyukuri ketika para pemimpin negeri ini mulai memperhatikan pengembangan teknologi bagi rakyatnya. Beberapa waktu lalu pemerintah telah membuka jalan bagi berdirinya PLTN di Indonesia dengan menandatangani MoU dengan pemerintah Korea Selatan untuk mensosialisasikan rencana pembangunan PLTN. Kerjasama ini patut disyukuri karena dengan sosialisasi, masyarakat akan lebih mengetahui manfaat, efisiensi dan efektivitas nuklir dibandingkan batubara dan minyak bumi yang sekarang dikonsumsi.

Tidak hanya terbatas dalam teknologi nuklir, teknologi informasi dan komunikasi juga menjadi fokus lain pemerintah. Program pengadaan internet di sekolah-sekolah adalah contohnya. Dengan PT Telkom Indonesia sebagai pelaksananya, program ini menargetkan sekolah-sekolah di seluruh daerah, baik kota dan desa, tersedia akses internet bagi peserta didiknya. Diharapkan dengan adanya internet ini, siswa akan memperoleh informasi yang lebih luas dan lengkap untuk mengembangkan kreativitas belajarnya. Dari akses komunikasi, handphone dan media elektronik seperti televisi bukanlah sesuatu yang mewah karena hampir tiap orang memilikinya. Kepemilikan keduanya menunjukkan bahwa masyarakat tidak asing lagi berinteraksi dengan teknologi.

Continue reading