Akhirnya, Amanah Itu Kelar Juga…

Alhamdulillah wa syukurillah. Kayaknya nggak ada kata yang lebih tepat yang terucap dari lidah ini selain kedua kata tersebut. Allah telah mengangkat salah satu amanah yang membebani pundak saya selama kurang lebih 10 bulan. Dimulai dari bulan Juni 2007 lalu, amanah ini mulai membebani ketika saya diangkat menjadi seorang ketua Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) Fasilkom UI. DPM ini adalah lembaga legislatif dan yudikatif seminar di fakultas saya.

Tugasnya luar biasa berat. Apalagi setelah pada periode sebelumnya lembaga ini sudah kehilangan integritasnya di mata mahasiswa fasilkom. Ya! Benar-benar kehilangan integritasnya! Apalagi, sempat ada wacana untuk membubarkan DPM karena lembaga tersebut hanya menambah runyam koordinasi di Fasilkom. Nggak perlu berbicara tentang berkontribusi karena memang tidak ada sesuatu yang dikerjakan oleh DPM tersebut.

Continue reading

SMS Aneh :)

Masih ada kaitannya sama mapres dan adek saya, hehe… Selain mengirimkan sms yang nyuruh saya mbuka blognya, ternyata dia jug ngirim sms yang bunyinya seperti ini.

Aslm.nang,cb baca 3 koran top nasional hr ni..tempo,kompas,republika.ada berita yg muncul serentak d 3koran tu.soal kemenangan pilkada jabar&prbhn peta politik nasional k dpn…
-analis&pakar media,zulhanief matsani-
Then,nang,ente 11thn maning nyalon bae dadi walikota tegal!
IAllah menang!partai pendukunge pks+pan.unang,s.kom,m.sc. duet karo kopral sigit prasetiadi
Haha,ngko olih testimoni saka Dr.Zulhanief Matsani, S.E., Ak, M.Ec., menteri muda keuangan RI bidang ekonomi Islam
Hehe,drpd stress ora menang mapres!

Continue reading

Cukup Sentilan Kecil

Huff,,, lama nggak nulis lagi di blog. Nah, kali ini coret-coretan yang akan menghiasi blog saya adalah tulisan dari adek saya. Jadi, ceritanya gini. Beberapa waktu lalu, saya mengikuti Seleksi Pemilihan Mahasiswa Berprestasi tingkat Fasilkom UI 2008. Ini merupakan salah satu kompetisi paling bergengsi bagi kamu-kamu yang ngaku mahasiswa dengan prestasi bejibun, jago nulis, dan mantep cas cis cus bahasa inggrisnya. Tahun lalu saya juga ikut. Hasilnya ya, sebatas finalis. Makanya tahun ini bertekad habis-habisan. Revenge dari tahun lalu sekaligus untuk menunjukkan kontribusi terakhir kepada kampus sebelum wisuda Agustus ini (insya Allah…)

Target tinggi dipasang sebelum lomba ini. Apa itu?? Jadi Mahasiswa Berprestasi Utama tingkat Fakultas!! Namun, setelah perjuangan yang sangat-sangat maksimal, ternyata Allah memberikan hadiah lain untuk saya, yaitu menjadi juara III di kompetisi ini. Kecewa?? Iya. Tapi, setelah menelepon adek untuk memberitahukan hasil ini dan memohon maaf karena tidak bisa memenuhi untuk menjadi juara 1, tiba-tiba dia mengirimkan SMS supaya saya membuka blognya. Dan, saya pun menemukan tulisan di bawah ini, di postingan paling awal di blognya. Sekali lagi, tulisannya memang sangat menginspirasi!! Setelah puisi senandung hujannya, kini coretannya kembali menyemangatkanku tentang arti kontribusi dan berprestasi.

Continue reading

Artikel Februari 2008

Reformasi Tata Kelola Birokrasi
Berbasis Teknologi Informasi

a

Dalam konteks negara Indonesia, institusi pemerintahan memiliki target untuk mencapai empat poin tujuan yang tertulis dalam pembukaan UUD 1945. Keempat tujuan tersebut adalah untuk melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia, memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa dan ikut melaksanakan ketertiban dunia.

Namun, institusi pemerintahan tersebut ternyata belum mampu menjalankan fungsi dan wewenangnya dengan baik. Alih-alih mempermudah dan membantu masyarakat dalam menyelesaikan permasalahannya, institusi-institusi tersebut seringkali merepotkan masyarakat dengan berbagai pelayanan yang buruk, seperti lamanya proses administrasi, mahalnya biaya pelayanan, hingga maraknya praktek suap, korupsi, dan kolusi di dalamnya.

Continue reading

Artikel Januari 2008

Hakikat Syukur dan Sabar

a

Rasulullah SAW kagum kepada orang mu’min. Golongan ini, kata Rasul, memiliki dua keistimewaan. Ketika karunia datang kepadanya, mereka tidak lantas pongah dan membusungkan dada. Yang dilakukannya adalah mensyukurinya. Ungkapan syukur yang tidak terbatas lisan, tetapi juga melibatkan rasa dan raganya. Maka, Allah pun menambahkan karunia-Nya kepada mereka. Keistimewaan kedua dari orang-orang beriman adalah respon sabar jika musibah, ujian, atau cobaan menerpanya. Mereka yakin sebenar-benarnya bahwa sesungguhnya segala sesuatu milik Allah SWT dan akan kembali kepada-Nya. Bagi mereka, dunia dan segala isinya cukup diletakkan di tangan sehingga itu tidak mengganggu hatinya.

Memaknai kesyukuran dan kesabaran memang harus dilihat dalam perspektif yang sangat luas. Pemaknaan kita terhadap makna mensyukuri umumnya terbatas dalam tataran segala sesuatu yang membuat kita merasa gembira, senang, ataupun nyaman. Adapun hal-hal yang membuat kita menjadi sedih, kehilangan, atau kecewa kita persepsikan sebagai sesuatu yang harus direspon dengan kesabaran.

Continue reading