Dua klausa itu, entah kenapa, tiba2 terngiang-ngiang di kepala saya. Klausa pertama, saya temukan di rubrik terakhir majalah Tarbawi, goresan tangan Anis Matta. Bener-bener ngerasa tertampar dan termotivasi. Klausa kedua, diperoleh dari pengalaman tinggal 4 tahun di kampus dan 2 tahun di PPSDMS. Ini lebih ngresep karena dari pengalaman nyata. Pengalaman organisasi. Pengalaman kuliah. Dan juga pengalaman interaksi.
Berarti ketika kita menegasikan dua klausa itu, menjadi “mengambil berarti tidak cinta, mandeg berarti sudah mati”. Wah, saya (kita) ada di posisi mana nih ya? Hmmm…