Sesungguhnya manusia diciptakan bersifat keluh kesah lagi kikir. Apabila ia ditimpa kesusahan ia berkeluh kesah, dan apabila ia mendapat kebaikan ia amat kikir [Al Ma’aarij 19-21]
Saya pernah mengeluh. Sehari mungkin sekali, mungkin dua kali, bisa jadi juga berkali-berkali. Saya tak pernah menghitungnya pasti. Anda mungkin juga mengalami hal serupa. Kita mengeluh karena teman yang tak mengerti kita. Gagal dalam ujian di sekolah, kampus, maupun tes masuk perusahaan. Mengeluh karena orang tua tak dibelikan handphone, motor, atau mobil baru yang lebih bagus dari milik teman kita. Mengeluh karena keluarga yang tak harmonis. Karena pekerjaan menggunung dan bos tak adil. Kita pun mengeluh karena korupsi merajalela dan mafia hukum begitu menggurita. Dan sungguh, masih banyak variasi keluhan lainnya yang kita miliki.