Niat

Beramal karena manusia itu syirik, meninggalkan amal karena manusia itu riya’ (Fudhail bin ‘Iyadh)

Suatu waktu di suatu tempat, hiduplah seorang shaleh. Orang ini sangat dekat dengan Allah SWT. Di daerahnya, ada sebuah pohon besar yang disembah-sembah oleh orang sekitarnya. Mengetahui ada kesyirikan seperti ini, orang shaleh ini segera bergegas mengasah pedangnya untuk menghancurkan pohon tersebut. Di tengah perjalanannya, tiba-tiba ada sosok yang menghadang. Sosok ini tiba-tiba menyerang orang shaleh itu. Tanpa kesulitan, sosok ini tersungkur. Sebelum dipenggal, sosok ini lalu menawarkan kepada orang shaleh itu untuk menggagalkan rencananya. Dia mengiming-imingi akan memberikan kepingan emas setiap ia bangun tidur. Orang shaleh ini berpikir sejenak, lalu mengiyakan.

Continue reading