Logika saya masih tak nyambung dengan ungkapan “cinta tak harus memiliki”. Kalau seseorang tidak memiliki apa yang dianggap dicintainya, artinya hanya ada dua kemungkinan.
Kemungkinan pertama, ia tak sungguh-sungguh mencintainya. Bagaimana mungkin mencintai tanpa memiliki? Bagaimana mungkin kita cinta dengan Tuhan kita, tanpa merasa memiliki ajarannya? Memiliki dalam artian punya kemauan sungguh-sungguh untuk menjalankan apa yang Tuhan perintahkan.
Continue reading