Semakin ke sini, saya kok merasa prihatin dengan kualitas interaksi kita. Betul bahwa teknologi sudah maju. Tiap orang sudah terhubung. Entah itu lewat telepon, handphone, internet. Semuanya membuat jarak tak jadi kerisauan.
Namun, justru kuantitas interaksi yang melimpah ini, malah menurunkan kualitasnya. Kita jadi asing dengan yang ada di dekat-dekat kita. Yang jauh malah terasa lebih dekat. Yang dekat, keluarga, tetangga kanan kiri, kok ya rasanya malah jauh, jarang kita sapa, sudah abai diajak tertawa bersama.
Continue reading